Showing posts with label philip margolin. Show all posts
Showing posts with label philip margolin. Show all posts

Thursday, December 17, 2009

Pengacara Buangan (The Burning Man)


Peter Hale, pengacara muda, sedang berjuang mengukuhkan jati dirinya dalam biro hukum terkenal milik ayahnya, ketika dihadapkan pada suatu kesempatan seumur hidup. Dalam persidangan kasus multijutaan dolar, ayah Peter, pengacara utama, menderita serangan jantung dan meminta Peter mengajukan mistrial sampai ia sembuh.

Peter memutuskan inilah satu-satunya kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya adalah pengacara yang hebat, dan ia meneruskan persidangan kasus itu melawan perintah ayahnya. Dalam semangatnya membuktikan diri, Peter mengabaikan kliennya dan harus kehilangan semuanya - kasus, pekerjaan, dan ayahnya.

Menganggur dan tercoret dari surat wasiat ayahnya, Peter menerima satu-satunya pekerjaan yang ditawarkan padanya - pembela di suatu kota kecil di Oregon. Ia berharap dapat memperbaiki sikapnya dan memperoleh kembali belas kasih ayahnya. Namun sekali lagi ambisinya menghalangi dan ia menerima kasus hukuman mati, mewakili pemuda cacat mental yang didakwa membunuh mahasiswa secara kejam dengan beliung.

Saat ia menyadari bahwa keserakahan dan egonya dapat menyebabkan kliennya dihukum mati, barulah ia mulai memahami apa yang diperlukan untuk menjadi pengacara yang baik - dan menjadi laki-laki

Wednesday, December 9, 2009

Lenyap , Namun tak Terlupakan


Di Portland, Oregon, sejumlah istri pengusaha terkemuka lenyap tanpa jejak. Yang tertinggal hanyalah setangkai mawar dan sehelai catatan bertuliskan Lenyap, Namun Tak terlupakan.

Serentetan kasus orang hilang terjadi di Hunter's Point, New York, sepuluh tahun silam. Namun pembunuhnya telah tertangkap, kasusnya sudah ditutup, dan satuan tugas khusus kepolisian yang menangani kasus "pembunuh mawar" telah dibubarkan.

Betsy Tannenbaum, seorang istri dan ibu di Portland, yang dikenal sebagai pengacara feminis, telah disewa oleh pengembang multijutawan Martin Darius─tanpa alasan jelas.

Nancy Gordon, detektif bagian pembunuhan di Kepolisian Hunter's Point dan salah satu mantan anggota satuan tugas "pembuhuh mawar", selama sepuluh tahun belakangan ini selalu dihantui mimpi buruk tentang pembunuh sadis, yang diyakinya masih berkeliaran.

Alan Page, jaksa wilayah Portland yang tengah berupaya memecahkan misteri lenyapnya sejumlah orang, suatu malam mendadak didatangi oleh Nancy Gordon. Detektif itu menceritakan kisah yang tak mudah dilupakan Alan Page begitu saja.

Di Washington DC, Presiden Amerika Serikat baru saja mencalonkan Senator Raymond Colby sebagai ketua Mahkamah Agung. Dalam pertemuan empat matanya dengan Presiden, Colby menegaskan bahwa masa lampaunya bersih tanpa cela.

Dan kisah ini pun bergulir............