Showing posts with label Thomas Harris. Show all posts
Showing posts with label Thomas Harris. Show all posts

Tuesday, December 22, 2009

Domba-domba telah membisu ( the silence of the lambs)


Seorang diri Starling menyusuri koridor remang-remang itu. Ia tidak menoleh ke sel-sel di kedua sisi. Suara langkahnya berkesan keras baginya. Kecuali itu hanya ada suara mendengkur dari satu atau dua sel, serta tawa terkekeh-kekeh dari sel lain......

Dr. Lecter mengenakan seragam putih rumah sakit jiwa di selnya yang berwarna sama. Kecuali rambut, mata, dan mulutnya yang merah, segala sesuatu di sel itu berwarna putih. Wajahnya sudah begitu lama tidak terkena sinar matahari, sehingga seakan-akan menyatu dengan warna putih yang mengelilinginya; sepintas lalu timbul kesan wajahnya melayang di atas kerah bajunya.

Lecter duduk di meja di balik jaring nilon yang menghalanginya dari terali. Ia sedang membuat sketsa pada kerta roti dengan memakai tangannya sebagai model. Sementara Starling menonton, Lecter membalikkan tangan dan, sambil meregangkan jari-jemari, menggambar sisi dalam lengannya. Dengan jari kelingking ia menggosok-gosok salah satu garis yang dibuatnya dengan arang.

Starling mendekati terali dan Lecter menoleh
"Selamat malam, Dr. Lecter."
Ujung lidah Lecter yang merah muncul di antara kedua bibir yang tak kalah merahnya. Sejenak lidahnya menyentuh bibir atas, tepat di tengah, lalu menghilang kembali.
"Clarice."
Starling mendengar suaranya yang parau, dan dalam hati ia bertanya, sudah berapa lama sejak pria itu terakhir angkat bicara. Keheningan seakan berdenyut-denyut.

Monday, December 21, 2009

Naga Merah (Red Dragon)


Seorang pembunuh berantai berkeliaran. Ia menggigit, melukai, dan membunuh seluruh keluarga dengan cara-cara mengerikan. Polisi tidak memiliki petunjuk. Mereka khawatir tak mampu menghentikannya. Itu sebabnya agen FBI Will Graham dipanggil kembali dari pensiunnya

Ia memiliki bakat khusus untuk menangkap pembunuh berantai. Yang terakhir, Dr. Hannibal Lecter, hampir saja membunuhnya. Anda pernah mendengar tentang Dr. Lecter? Bahkan di penjara, ia masih berbahaya.

Graham tahu akan hal itu. Tapi ia akan meminta bantuan Dr. Lecter. Dan mungkin itulah kesalahan terbesar sepanjang hidupnya.